Archive forSeptember, 2007

Mie Ayam Stasiun

Di depan Alfamart di dekat Stasiun Tebet, ada tukang jualan mie ayam gerobakan. Namanya Mie Ayam Pemuda. Mie ayamnya sederhana, tapi rasanya enak. Pertama, mie ayam ini kuah kaldunya jernih, juga potongan ayam yang digunakannya. Tidak seperti kebanyakan mie ayam yang menggunakan potongan leher dan kepala atau sayap ayam yang penuh dengan tulang untuk taburan ayam di atas mie, penjual mie ayam pemuda ini menggunakan daging ayam yang dicincang kecil-kecil sehingga saat digigit, yang akan ditangkap oleh gigi kita adalah daging, bukan melulu tulang leher ayam yang bikin nyangkut.

Kemudian, potongan daging ayam kecil-kecil yang digunakan penjualnya untuk taburan mie bukan dimasak semur kehitaman seperti umumnya tukang-tukang mie ayam gerobakan lainnya. Ayamnya dimasak kaldu, mungkin ditumis dengan bumbu sehingga rasanya gurih. Sangat cocok dengan mie keriting dan kuah bening yang disajikan dan jelas tidak bikin enek (kecuali makannya kebanyakan :p)

Mie ini biasa disajikan dengan pangsit rebus yang dalamnya diisi dengan potongan daging ayam kecil-kecil tadi, atau dengan beberapa butir bakso. Pangsitnya kecil dan tidak tebal, tapi terasa segar karena tidak diberi terlalu banyak bumbu dan tidak berminyak. Dan yang paling aku suka, mie ayam saja, satu mangkok penuh, tanpa pangsit dan bakso, bisa dibeli dengan duit 3500 rupiah ajah! Murah khan??? Dengan 3500 rupiah aja aku udah bisa kenyang!!! Huahahahahahahahahahaha….apa yang bisa lebih hebat dari ini?!?!!

Comments (4)