Blog Teman-teman Saya
Ketika browsing dan surfing dan nge-mailing (hm, apa ya istilahnya?), hal yang paling suka untuk saya lakukan adalah membaca tulisan-tulisan di blog teman-teman saya.
Saya suka membaca apa yang mereka tuangkan dalam tulisan. Ada yang bercerita tentang sahabat-sahabatnya, ada yang menulis pengalaman perjalanannya, ada yang membuat cerita fiksi, menulis puisi, curhat, ataupun sekedar mencopy lirik lagu yang mereka sukai.
Setiap kali saya membuka blog mereka, saya merasakan seperti menikmati sebuah buku kompilasi yang penulisnya adalah orang-orang yang saya kenal. Dan teman-teman saya adalah orang yang pandai menulis. Mereka tahu bagaimana membuat tulisan mengalir tanpa perlu merasa tersandung saat membacanya. Mereka juga tahu bagaimana berkisah tanpa harus menggurui, dan yang terpenting, mereka tahu bagaimana menampilkan apa yang mereka rasakan dalam tiap katanya.
Saya bisa tertawa terbahak-bahak, meringis kesakitan, ataupun termenung setelah membaca tulisan-tulisan mereka. Meski kesal karena Pak Zul baru bisa menyerahkan revisi hari Rabu (padahal jadwal pengumpulan terakhir hari Jumat), saya bisa ceria kembali setelah membaca Kontemplasi Julia Perez. Saya jadi ingin menulis tentang buku-buku yang menemani saya selama ini setelah membaca For The Good Books that Fly into My Hands.
Dan saya baru menyadari billing net saya sudah sampai dua digit…