Archive forApril, 2007

The Animal Song

Panda1

When superstars and cannonballs are running through your head
A television freak show cops and robbers everywhere
Subway makes me nervous people pushing me too far
I’ve got to break away
So take my hand now

Chorus
’cause I want to live like animals
Careless and free like animals
I want to live
I want to run through the jungle
The wind in my hair and the sand at my feet

I’ve been having difficulties keeping to myself
Feelings and emotions better left up on the shelf
Animals and children tell the truth they never lie
Which one is more human
There’s a thought now you decide

Compassion in the jungle
Compassion in your hands yeah
Would you like to make a run for it
Would you like to take my hand yeah

Chorus

Sometimes this life can get you down
It’s so confusing
There’s so many rules to follow
And I feel it
’cause I just run away in my mind

Superstars and cannonballs running through your head
Television freak show cops and robbers everywhere
Animals and children tell the truth they never lie
Which one is more human
There’s a thought now you decide

Compassion in the jungle
Compassion in your hands yeah
Would you like to make a run for it
Would you like to take my hand yeah

Repeat chorus to fade

Comments

My Valentine

by Martina McBride
Parrot
If there were no words
No way to speak
I would still hear you
If there were no tears
No way to feel inside
I’d still feel for you

And even if the sun refuse to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart
Until the end of time
You’re all i need
My love, my valentine

All of my life
I have been waiting for
All you give to me
You’ve opened my eyes
And showed me how to love unselfishly

I’ve dreamed of this a thousand times before
In my dreams i couldnt love you more
I will give you my heart
Until the end of time
You’re all i need
My love, my valentine

La da da
Da da da da

And even if the sun refuse to shine
Even if romance ran out of rhyme
You would still have my heart
Until the end of time
Cuz all i need
Is you, my valentine

You’re all i need
My love, my valentine

Comments

Nasi Megono

Tumpeng_megonoNasi Megono made in Mandungan, Jogja. Setahuku biasanya nasi megono itu makanan Sunda, tau bener tau enggak…dan biasanya nasi dimakan semacam taburan daging yang sudah diolah, ditambah sayur seperti bayam (aku gak tahu namanya apa)..dan apa lagi yah?..yang jelas rasanya enak..

Nasi_megono_1Nah nasi Megono ini dibikin Ibu-ibu di dusun Mandungan, Jogja, saat ikut lomba masak makanan organik. Nasi Megono ini tidak menang. Tapi menurut saya, rasanya..mmm…super enak..!!! Terutama buat yang suka makanan asin..

Nasi ini dibuat dalam bentuk tumpeng, dan sudah ada isinya. Maksudnya, nasinya sudah diisi bermacam bahan. Nasi ini dicampur dengan ikan teri, potongan wortel, kacang polong, dan beberapenyedap seperti pete. Pete yang ditambahkan menambah aroma khas yang kuat, yang justru menambah kesedapan nasi Megono ini.

Duh, sayang gak bisa lagi mencicipi makanan ini…

Comments (1)

Do It Anyway

Images_1People are often unreasonable,
Illogical, and self-centered;
Forgive them anyway

If you are kind,
People may accuse you self selfish,
Ulterior motives;
Be kind anyway

If you are succesful,
You will wind some false friend and some true enemies;
Succeed anyway

If you are honest and frank,
People may cheat you;
Be honest and frank anyway

What you spend years building,
Someone could destroy overnight;
Build anyway

If you find serenity and happiness,
They maybe jealous;
Be happy anyway

The good you do today,
People will often forget tomorrow;
Do good anyway

Give the world the best you have,
And it may never be enough;
Give the world the best you’ve got anyway

You see, in the final analysis,
It is between you and God;
It never was between you and them anyway

Anita Gabbard

Comments

Blood Diamond

Blood_diamond_ver8Menonton film ini membuat saya berpikir tentang banyak hal. Di satu sisi, film ini masih sangat khas Hollywood,. Kejar-kejar an, hantam-hantaman, dan aksi hancur-hancuran dan ledakan yang tidak terlalu signifikan. Satu hal memang, film Hollywood seringkali menampilkan aksi hancur-hanciran yang berlebih yang, menurut saya, justru mengganggu inti cerita pada film yang sebenarnya sudah bagus.

Anyway, lepas dari ke-khas-an Hollywoodnya, Blood Diamond merupakan film yang saya masukkan dalam list wajib tonton. Kalau dinikmati seperti menonton film biasa, film ini tidak akan menarik. Tak ada keceriaan dalam film ini, meski filmnya juga tak terlalu suram. It is something in between. Tapi, saya mengajurkan untuk meresapi setting dan konteks film ini.

Setting cerita di daerah Sierra Leone, awal tahun 2000an. Perang saudara sedang berkecamuk. Sementara di dunia sedang beredar satu ‘isu’ baru, penyelundupan berlian. Berlian diambil dari daerah Afrika yang sarat konflik. Dalam film ini diceritakan, kaum pemberontak yang disebut R.U.F menyelundupkan berlian untuk mendapatan perbekalan dan senjata untuk melawan pemerintah.

Untuk menambang berlian, mereka membunuhi warga di desa-desa kaum nelayan dan petani di pedalaman. Mereka kemudian mengangkut warga lelaki yang kuat dan memotong tangan sebagian warga lainnya,  so they cannot vote for the election (hmm, saya ingin mencari lagi soal info ini apakah benar demikian. Tapi sejauh ini saya belum mendengar protes terhadap film tersebut). Warga yang kuat dipaksa untuk menjadi pekerja tambang berlian. Tanpa dibayar tentunya, karena mereka diperlakukan sebagai tawanan, sebagai budak. Salah satu warga tersebut adalah Solomon Vandi (Djimon Honsou).

Solomon punya mimpi, suatu saat nanti anak lelakinya, Dia, akan menjadi dokter. Untuk itu, Solomon giat menyemangati Dia untuk terus sekolah meski harus berjalan kaki lima kilometer setiap harinya untuk menuju ke sekolah. Namun kedatangan R.U.F di desa mereka telah memisahkan ayah dan anak ini. Dia pun kemudian direkrut R.U.F dan “dididik” menjadi pemberontak.

Saat tambang berlian diserang tentara pemerintah, Solomon berhasil menyembunyikan sebuah bongkah berlian sebesar kepalan bayi. Bongkahan tersebut berwarna kemerahan. Blood Diamond. Hal ini sampai ke telinga Danny Archer (Leonardo Dicaprio), seorang penyelundup berlian. Dengan janji akan mempertemukan Solomon dengan keluarganya, Danny meminta Solomon memberitahukan dimana ia menyembunyikan berlian tersebut. Setelah berhasil membujuk Solomon, merekapun pergi mencari "batu berdarah" itu.

Supaya Solomon bisa bertemu keluarganya, Archer meminta bantuan Maddy Bowen (Jennifer Connelly) seorang jurnalis majalah. Sebagai jurnalis, Maddy punya akses ke berbagai tempat, termasuk kamp-kamp penampungan warga lokal. Akhirnya Solomon berhasil bertemu dengan istrinya, Jessie, dan anak-anak mereka. Namun Dia tidak nampak. Dari sini Solomon baru tahu bahwa Dia telah direkrut oleh R.U.F.

Satu adegan berlebihan disini (menurut saya) adalah cara bertemu Solomon dan istrinya. Mungkin memang dalam kondisi seperti itu, warga tidak boleh dibiarkan bertemu dengan bebas. Tapi, disini Solomon bertemu dengan istrinya melalui pagar jaring besi yang melingkupi areal kamp pengungsi. Saya tadinya membayangkan mereka akan bertemu di pintu gerbang, diawasi todongan senjata tentara pemrintah tetap, tapi di pintu gerbang. Tidak lewat pagar.

Kemudian, adegan “mengharukan” pertemuan antara Solomon dan Jessie terjadi. Solomon sangat marah saat mengetahui Dia tidak ada bersama istrinya. Ia mulai berteriak-teriak.Tentara pun mulai memukuli Solomon menggunakan laras senapan mereka melalui pagar pembatas. Istrinya diseret masuk oleh tentara dan Solomon diseret menjauhi pagar oleh Danny.

Solomon bertekad untuk mengambil kembali anaknya. Mau tidak mau, Danny terpaksa mengikuti kemauan itu. Maddy, selama beberapa waktu terlibat bersama rombongan Danny dan Solomon. Ia sebenarnya berniat untuk mendapatkan informasi dari Danny mengenai penyelundupan berlian yang terjadi di Afrika. Namun, tidak mungkin Danny menceritakan dan membongkar siapa-siapa yang terlibat begitu saja.

Saya tidak begitu suka Leonardo DeCaprio..tapi saya akui dia bermain cukup bagus dalam film ini..mungkin juga karena isi filmnya berbeda dengan yang biasa ia bintangi. Ada satu adegan yang saya suka, yaitu dialog antara Maddy dan Danny saat Danny melihatnya sedang menulis tentang pertemuan Solomon dan istrinya. Menghadapi tatapan Danny saat membaca sekilas tulisannya, Maddy berkata:

“What, do you think I exploited his grief? You’re off, it’s shit! It’s like another infomercial, you know, little black babies with sworn belly and flies in your eyes. So here I got dead mothers, I got several limbs but there’s nothing new! It might be enough to make some people cry after they read it, maybe even write a check! But its not can be enough to make it stop. I am sick of writing about victims, but its all I can fucking do! Because I need facts, I need names, I need pictures, I need bank accounts. People back home wouldn’t buy a ring if they knew it cost someone else’s on their hand…”

Comments (1)

Pom Poko

3464541020a(A film by Isao Takahata, produce by Hayao Miyazaki)

Bulan bulat dan penuh
Sinarnya yang berwarna emas
Menerpa dedaunan 

Oi..oi..!
Ayo menari, ikuti irama
gendang
Satu..dua..tiga..
Kanan…kiri…kiri..kanan…
Melompat, berputar dan
menerjang 

Oi…oi…!
Ikutilah irama,
bergoyanglah
Bentuk lingkaran, menarilah
dalam putaran
Saat musim semi tiba
Makanan melimpah
Namun sekarang tak mungkin
lagi

Saat musim dingin tiba
Kami tidur dalam lubang
Sekarang kami tidur dalam
comberan

Saat musim kawin tiba, kami
berpesta

Berlari, menyanyi dan
bermain

Sekarang kami ketakutan
Adakah cukup makanan untuk
anak-anak kami?

Saat bulan penuh tiba, kami
menari di padang ilalang
Sekarang bulan tertutup
bayangan gedung-gedung tinggi dan papan iklan 

Oi…oi…! 

Mereka datang dengan
kotak-kotak besar
Tangan mereka mengeruk,
mengangkat dan menyerok lahan
Hutan telah hilang menjadi
apartemen
Gunung telah rata menjadi
jalan raya

Rimbunnya pepohonan jadi tempat
kami berkumpul
Sekarang, padang golf jadi
tempat pertemuan kami
Kami mati karena tua dan
sakit
Sekarang kami mati karena
senapan dan mobil 

Tak ada lagi pesta terang
bulan
Tak ada lagi menari,
menyanyi dan menerjang
Dulu kami makan buah dan
ikan
Sekarang kami makan sisa
hamburger dan tempura 

Oi…oi…! 

Ayah dan ibuku telah tiada
Teman dan kerabatku pun
menghilang
Ini adalah perang
Yang mereka menangkan 

Kami menyamar jadi manusia
Seperti si Rubah,
Kami hidup jadi manusia
Kami terpuruk seperti
manusia 

Kami tak kuat lagi, tak
kuat lagi
Kemanakah kami harus
hidup?… 

Kelicikan adalah milik
Racoon
Tapi manusia masih jauh
lebih licik 

Oi…oi…! 

Bulan bulat dan penuh
Sinarnya yang berwarna emas
Menerpa dedaunan

Oi..oi..!

Ayo menari, ikuti irama
gendang
Satu..dua..tiga..
Kanan…kiri…kiri..kanan…
Melompat, berputar dan
menerjang 

Kemanakah kami harus hidup?

Oi…oi…!

Tak ada tempat lagi

Oi…oi…! 

Kembalikan lahan kami

Oi…oi…! 

Hutan dan gunung kami

Oi…oi…! 

Sungai dan pohon kami,
Juga sinar bulan yang
berwarna keemasan
Bulan yang keemasan… 

Oi…oi…!

Comments

MisoShiru (1)

Duh, lagi kepengen misoshiru nih…..Misoshiru_1

Misoshiru yang hangat mengepul…
Kuahnya yang segar dan agak asam..
Rumput laut dan tahunya sutranya yang lembut..
Harum bumbu khas jepang..
Kapan yah bisa beli bahannya?
Kapan punya kompor buat masaknya?
Kapan punya panci buat nge-wadahinnya?

Hiks…pengen MisoShiru….

Comments